Pada masa krisis seperti saat ini, suatu perusahaan jasa harus mampu memberikan kualitas pelayanan yang tidak hanya memuaskan, namun juga berbeda dari para pesaingnya sehingga perusahaan tersebut memiliki nilai lebih dibandingkan perusahaan lain. Salah satu caranya adalah perusahaan harus mampu untuk menjalankan strategi 7P (product, price, place, promotion, process, people, physical evidence) yang tepat.
Bagi perusahaan jasa kepuasan konsumen sangatlah penting. Karena dengan demikian perusahaan akan mampu mempertahankan konsumen sekaligus meraih konsumen baru. Demikian pula dengan Blitzmegaplex. Sebagai penyedia jasa, Blitzmegaplex tentunya harus berusaha memberikan yang terbaik bagi kepuasan konsumennya. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa strategi 7P yang dijalankan oleh Blitzmegaplex mempengaruhi kepuasan para konsumennya. Hal ini terlihat dari tiga elemen yang sangat signifikan pengaruhnya, yaitu place physical evidence dan people. Ketiga elemen ini bisa dikatakan sebagai nilai lebih Blitzmegaplex dari pesaingnya, karena dari elemen inilah ada unsur yang ada di Blitzmegaplex namun tidak ada di tempat lain, sehingga kepuasan konsumennya pun akan meningkat.
http://lib.atmajaya.ac.id/default.aspx?tabID=61&src=k&id=159303
Minggu, 10 Oktober 2010
Konsep Bauran Pemasaran [Marketing Mix] : Definisi dan Evolusi Faktor Bauran Pemasaran [ Marketing Mix]
Pengertian Bauran Pemasaran [Marketing Mix] :
“Marketing mix is the set of marketing tools that the firm uses to pursue its marketing objectives in the market.”(Marketing Management,1997) yang kurang lebih memiliki arti bauran pemasaran adalah kumpulan dari variabel-variabel pemasaran yang dapat dikendalikan yang digunakan oleh suatu badan usaha untuk mencapai tujuan pemasaran dalam pasar sasaran.
Menurut Kotler (1997:92), Marketing mix is the set of marketing tools that the firm uses to pursue its marketing objectives in the target market. yang kurang lebih memiliki arti bahwa bauran pemasaran adalah sejumlah alat-alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk menyakinkan obyek pemasaran atau target pasar yang dituju.
Menurut Stanton (1978) Bauran pemasaran (marketing mix) adalah kombinasi dari 4 variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran perusahaan yaitu produk, harga, kegiafan promosi dan sistem distribusi.Ada banyak alat pemasaran, McCarthy mempopulerkan pembagian kiat pemasaran ke dalam 4 (empat) faktor yang disebut the four Ps: product, price, place, and promotion” (cited in Kotler, 1992:92).
Keempat bauran pemasaran tersebut secara singkat dijelaskan sebagai berikut:
1. Product (produk) adalah segala sesuatu yang ditawarkan kepada masyarakat untuk dilihat, dipegang, dibeli atau dikonsumsi. Produk dapat terdiri dari product variety, quality, design, feature, brand name, packaging, sizes, services, warranties, and returns.
2. Price (harga), yaitu sejumlah uang yang konsumen bayar untuk membeli produk atau mengganti hal milik produk. Harga meliputi last price, discount, allowance, payment period, credit terms, and retail price.
3. Place (tempat), yaitu berbagai kegiatan perusahaan untuk membuat produk yang dihasilkan/dijual terjangkau dan tersedia bagi pasar sasaran. Tempat meliputi antara lain channels, coverage, assortments, locations, inventory, and transport.
4. Promotion (promosi), yaitu berbagai kegiatan perusahaan untuk mengkomunikasikan dan memperkenalkan produk pada pasar sasaran. Variabel promosi meliputi antara lain sales promotion, advertising, sales force, public relation, and direct marketing.
variabel promosi atau yang lazim disebut bauran komunikasi pemasaran (Koter, 1997:604):
a. Advertising, yaitu semua bentuk presentasi nonpersonal dan promosi ide, barang, atau jasa oleh sponsor yang ditunjuk dengan mendapat bayaran.
b. Sales promotion, yaitu insentif jangka pendek untuk mendorong keinginan mencoba atau pembelian produk dan jasa.
c. Public relations and publicity, yaitu berbagai program yang dirancang untuk mempromosikan dan/atau melindungi citra perusahaan atau produk individual yang dihasilkan.
d. Personal selling, yaitu interaksi langsung antara satu atau lebih calon pembeli dengan tujuan melakukan penjualan.
e. Direct marketing, yaitu melakukan komunikasi pemasaran secara langsung untuk mendapatkan respon dari pelanggan dan calon tertentu, yang dapat dilakukan dengan menggunakan surat, telepon, dan alat penghubung nonpersonal lain.
Evolusi Faktor Bauran Pemasaran [ Marketing Mix]
Bauran pemasaran yang terdiri dari product, price, place, dan promotion (4P) seiring perkembangan jaman dan tuntutan pasar yang senantiasa mengalami perkembangan telah mengalami evolusi dan terus berkembang searah dengan perkembangan perilaku konsumen dan kecerdasan para ahli pemasaran. Lovelock dan Wright (2002:13-15) mengembangkan bauran pemasaran (marketing mix) menjadi integrated service management dengan menggunakan pendekatan 8Ps, yaitu:
product elements, place, cyberspace, and time, promotion and education, price and other user outlays, process, productivity and quality, people, and physical evidence.
1. Product elements adalah semua komponen dari kinerja layanan yang menciptakan nilai bagi pelanggan.
2. Place, cyberspace, and time adalah keputusan manajemen mengenai kapan, dimana, dan bagaimana menyajikan layanan yang baik kepada pelanggan.
3. Promotion and education adalah semua aktivitas komunikasi dan perancangan insentif untuk membangun persepsi pelanggan yang dikehendaki perusahaan atas layanan spesifik yang perusahaan berikan.
4. Price and other user outlays adalah pengeluaran uang, waktu, dan usaha yang pelanggan korbankan dalam membeli dan mengkonsumi produk dan layanan yang perusahaan tawarkan atau sajikan.
5. Process adalah suatu metode pengoperasian atau serangkaian tindakan yang diperlukan untuk menyajikan produk dan layanan yang baik kepada pelanggan
6. Productivity and quality, produktivitas adalah sejauhmana efisiensi masukan-masukan layanan ditransformasikan ke dalam hasil-hasil layanan yang dapat menambah nilai bagi pelanggan, sedangkan kualitas adalah derajat suatu layanan yang dapat memuaskan pelanggan karena dapat memenuhi kebutuhan, keinginan, dan harapan.
7. People adalah pelanggan dan karyawan yang terlibat dalam kegiatan memproduksi produk dan layanan (service production).
8. Physical evidence adalah perangkat-perangkat yang diperlukan dalam menyajikan secara nyata kualitas produk dan layanan.
http://jurnal-sdm.blogspot.com/2010/01/konsep-bauran-pemasaran-marketing-mix.html
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMAKAIAN JASA WARNET DI KOTA JEMBER
Penelitian ini merupakan studi yang menguji tentang pengaruh faktor-faktor perilaku konsumen yang terdiri dari bauran pemasaran product, price, promotion, personal traits place, process, physical evidence, individu konsumen motivasi, persepsi, sikap, pembelajaran, dan pengaruh lingkungan budaya, kelas sosial, kelompok acuan terhadap keputusan pemakaian jasa warnet di Kota Jember baik secara simultan maupun secara parsial, serta mengetahu variabel prilaku konsumen yang mempunyai pengaruh dominan terhadap keputusan pemakaian jasa warnet. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan baik secara simultan maupun secara parsial antara variabel-variabel bauran pemasaran product, price, personal traits place, process, individu konsumen motivasi, persepsi, dan pengaruh lingkungan budaya, kelompok acuan, terhadap keputusan pemakaian jasa warnet Y di Kota Jember. Variabel dominan dalam penelitian ini adalah Price yang mempengaruhi keputusan pemakaian jasa warnet di Kota Jember. Kata kunci: perilaku konsumen, keputusan pemakaian, jasa warnet.
http://www.bibsonomy.org/bibtex/244302582e1d2fba5636a1c86dc951c9b/dvanhlast2
http://www.bibsonomy.org/bibtex/244302582e1d2fba5636a1c86dc951c9b/dvanhlast2
Pemasaran Jasa
Walau pun saat ini secara total remang-remang memisahkan mana bisnis barang dan mana bisnis jasa. Jasa adalah berbeda dengan barang. Jasa dalam keberadaannya tidak tampak, produksi dan konsumsi bersamaan waktu, serta kurang memiliki standarisasi. Karakteristik utama jasa tersebut, menyiratkan tidak sepenuhnya pemasaran barang mampu diimplementasikan dalam jasa. Pemasaran jasa mesti menyesuaikan diri dengan selera konsumen, dipengaruhi jumlah pendapatan, tidak ada fungsi penyimpanan, dan kualitas dipengaruhi barang. Yang penting dalam pemaaran jasa tidak lain keandalan, daya tanggap, kepastian, empati, dan berwujud. Karakteristik jasa yang telah dikemukakan mendasari hadirnya tiga komponen tambahan bauran pemasaran. Komponen pertama, people yang melayani atau merencanakan pelayanan terhadap konsumen. Komponen kedua, physical evidence sebagai bukti fisik agar konsumen dapat melihat jasa secara jelas. Komponen yang ketiga, process yang terjadi dari dukungan karyawan dan manajamen. Jadi berbeda dengan bauran pemasaran barang, bauran pemasaran jasa terdiri dari: product, price, place, promotion, people, physical evidence, dan process. Pemasaran jasa memerlukan strategi internal marketing, memikat pelanggan, mengelola bukti fisik, menjaga kualitas jasa. Keberhasilan pemasaran jasa dipengaruhi oleh jumlah pendapatan masyarakat. Semakin maju sebuah negara maka semakin banyak permintaan akan jasa. Hal tersebut, sejalan dengan hierarkhi kebutuhan manusia yang mula-mula dari fisiologis bergerak pada perwujudan diri. Dengan demikian, kota yang hendak berjuluk kota jasa tampaknya layak masyarakat sudah berpendapatan tinggi atau upah minimal regional mengalami peningkatan.
http://id.shvoong.com/business-management/management/1658506-pemasaran-jasa/
http://id.shvoong.com/business-management/management/1658506-pemasaran-jasa/
Analisa pengaruh physical evidence restoran Toko Oen Malang yang bernuansa kuno terhadap keputusan pembelian konsumen
Physical evidence bukti fisik merupakan salah satu faktor dalam marketing mix yang perlu diperhatikan dalam suatu restoran. Mengingat karakteristik jasa yang tidak berwujud, maka konsumen memerlukan bukti-bukti fisik dalam mengambil keputusan pembelian. Physical evidence restoran dapat berupa: desain interior, menu dan penampilan karyawan. Penelitian ini dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada 80 konsumen di Toko Oen Malang. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa physical evidence yang meliputi: desain interior, menu dan penampilan karyawan secara serempak mempengaruhi keputusan pembelian konsumen di Toko Oen Malang. Akan tetapi secara parsial hanya desain interior dan penampilan karyawan yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen, dimana penampilan karyawan merupakan faktor dominan yang mempengaruhi keputusan pembe lian konsumen di Toko Oen Malang.
http://www.bibsonomy.org/bibtex/2d4a6f8ecefa3577b0ea5e1a0bdd20ef4/puslit
Sabtu, 09 Oktober 2010
Proses Produksi / Pembuatan Kopi

Secara Umum Proses Produksi dan pembuatan kopi seperti berikut :
Proses Produksi Kopi
1. Sortasi
Setelah melalui proses seleksi, biji kopi akan disortasi lagi menurut bobot dan ukuran. Selama proses ini, terjadi proses pembersihan dari benda asing pada biji kopi hijau sebelum mengalami proses produksi.
2. Penyimpanan
Biji kopi disimpan sesuai dengan keperluan penggorengan berikutnya.
3. Penggorengan
4. Pencampuran
5. Ekstraksi :
Ekstraksi menggunakan pelarut air.
6. Filtrasi ( Penyaringan)
7. Sentrifugasi
8. Evaporasi ( Penguapan) :
Fungsinya adalah untuk mendapatkan kadar ekstrak ideal
9. Pemisahan :
Dipisah sesuai dengan kebutuhan hasil akhir olahan kopi yang dibutuhkan yaitu :
a. Spray Dried
b. Aglomerasi
c. Ekstraksi Biasa
10.
a.1. Spray Drying
Prinsipnya adalah untuk menghilangkan air, dengan cara ekstrak dilewatkan dalam sebuah kolom; temperatur tinggi dalam kolom tersebut akan menguapkan air hingga didapatkan bubuk kopi. Bubuk kopi dikumpulkan pada bagian bawah kolom.
a. 2. Aglomerasi
Bubuk kopi spray dried direbus lagi untuk mendapatkan gumpalan antar partikel bubuk yang lebih besar, fungsinya adalah untuk mendapatkan rasa yang lebih kaya dan aroma yang lebih kuat.
a. 3 Ekstraksi
Kopi hasil ekstraksi awalan tidak mengalami proses lagi, dan langsung dikemas.
Proses Pembuatan Kopi - Ala Nescafe
Kopi tumbuh di 'evergreen trees' yang penanamannya di sekitar wilayah Amerika bagian Selatan dan Tengah, Afrika serta Asia.
Untuk penanamannya, kopi membutuhkan sejumlah sinar matahari yang cukup, penyiraman secara teratur, penyuburan, serta pengendalian hama dan penyiangan. Pohon kopi yang masih muda memerlukan perhatian yang konstan dari para petani.
Penanaman Kopi
Pohon kopi dapat membutuhkan waktu sampai dengan 4 tahun untuk mencapai kematangannya dan berproduksi terus selama 40 tahun jika pohon tersebut terawat dengan baik.
Arabika dan Robusta
Di antara sekitar 60 jenis kopi yang ada, Arabika dan Robusta merupakan dua jenis kopi yang dikembangkan untuk kepentingan komersil dan manufaktur.
Robusta, termasuk jenis klasifikasi tumbuhan Canephora, tumbuh pada ketinggian yang rendah, yaitu sekitar 800 m di bawah permukaan laut (hal tersebut juga dipengaruhi oleh garis lintang). Jenis kopi ini mempunyai karakteristik struktur yang kuat, serta memiliki tingkat keasaman yang rendah. Umumnya, Robusta tumbuh di beberapa Negara seperti Vietnam, Brasil serta Indonesia. Sementara, jenis kopi Arabika tumbuh pada ketinggian yang lebih tinggi, biasanya berada di atas 800 m hingga 2500 m dari permukaan laut. Beberapa jenisnya yang terkenal yaitu Bourbon, Tipica, Caturra, Catuai, Catimor, Mundo Novo, Colombia, dll. Karakteristik dari kopi Arabika ini adalah aromanya yang nikmat, struktur yang tidak besar serta memiliki keasaman yang pas. Brazil, Colombia, Ethiopia, Amerika Tengah, Meksiko, India, serta Afrika Utara merupakan negara-negara yang memproduksi kopi Arabika terbaik. Pada NESCAFÉ, Anda akan menemukan beragam campuran kopi Arabika dan Robusta yang menghasilkan citarasa dan aroma terbaik!
Pemetikan Biji Kopi
Pada saat pohon kopi mulai berproduksi buah, hal tersebut membutuhkan waktu sekitar sembilan bulan agar buah menjadi matang hingga berwarna merah seperti 'buah ceri'. Kopi tersebut kemudian dipetik dengan tangan. Untuk kualitas kopi yang terbaik, kopi dipetik jika telah matang serta berwarna merah ceri. Kopi yang belum matang dibiarkan matang di dahannya hingga kemudian dapat dipetik. Selama panen, setiap pohon harus dikunjungi untuk beberapa waktu, hal ini merupakan metode yang membutuhkan biaya yang lumayan tinggi. Alternatif lain adalah, para petani memprediksi/menentukan waktu panen, dan kemudian memetik buah yang telah matang maupun yang belum matang dari pohonnya secara serentak. Hal ini dilakukan dengan mendorongkan dahan-dahan tersebut dengan menggunakan tangan sehingga buah-buahan jatuh ke dalam sebuah keranjang atau pada kain terpal yang dibentangkan di bawah pohon. Metode ini lebih efisien, namun menghasilkan kualitas yang lebih rendah secara keseluruhan.
Persiapan/Penyajian Biji Kopi
Sebelum disangrai, biji kopi harus dikeringkan terlebih dahulu. Ada dua cara untuk mempersiapkan biji kopi yaitu dengan metode 'kering' atau dengan metode 'basah'.
Dengan metode kering, biji kopi yang telah dipetik dibentangkan pada tikar khusus dan biarkan untuk terjemur sinar matahari selama dua hingga tiga minggu.
Dengan metode 'basah', mesin 'bubur' digunakan untuk mengambil ampas dari biji kopi tersebut. Hasilnya disebut "kopi perkamen" kemudian difermentasikan dan direndam untuk mengeluarkan ampas yang tersisa.
Pemilihan Biji Kopi
Dalam tahap ini, biji kopi berwarna agak sedikit kehijauan, oleh sebab itu disebut 'biji kopi hijau', yang sebagian besar tidak memiliki bau atau rasa kopi. Sebelum dipak ke dalam kantung dan dikirim ke seluruh dunia, kopi hijau dipilih, disusun berdasarkan tingkatannya dan diperiksa untuk memastikan kualitasnya. Stinkers, blacks, sours dan foxes adalah beberapa kriteria dari biji kopi yang tidak sempurna.
Campuran
Prosedur pencicipan rasa dan pencampuran kopi merupakan bagian yang kompleks. Setiap pembuat kopi menjalankan pencampuran kopinya secara ketat.
Biji kopi pilihan NESCAFÉ berasal dari seluruh dunia- seperti Brazil, Kolombia, Kenya, Costa Rica, dsb. Semua ini bergantung pada keahlian kelompok pencampuaran kopi guna memastikan kualitas serta cita rasa kopi yang mereka produksi bersifat konsisten sepanjang tahun.
Pembakaran Biji Kopi
Sebagaimana yang kita ketahui biji kopi hijau yang dibakar tidak akan menyebabkan hilangnya aroma serta cita rasa pada kopi tersebut.
Bergantung pada peralatan pembakaran dan rasa yang ingin dihasilkan dari kopi yang sedang dibuat, biji kopi hijau biasanya dibakar pada suhu 180°C dan 240°C selama tiga hingga 12 menit.
Penggilingan
Sebelum dimasak, biji kopi yang telah dibakar harus digiling. Penggilingan pada biji kopi dapat meningkatkan luas permukaan kopi, sehingga pada saat pembuatannya, penyerapan rasa pada kopi akan lebih mudah.
Pembuatan kopi agar dapat mudah larut
Kopi yang mudah larut dapat dibuat dengan cara yang sama seperti kopi yang dimasak dan digiling, yaitu biji kopi dicampur, dibakar serta digiling. Tunggu kopi segar yang telah di masak ini menjadi kering, mengeluarkan air dan Anda akan memperoleh kopi yang mudah larut 100%.
NESCAFÉ Decaf memberikan semua cita rasa kopi tanpa adanya kafein. Nikmati seluruh cita rasa serta aroma kopi yang nikmat tanpa kafein setiap saat dan pada setiap cangkir NESCAFÉ decaf Anda.
Dari segi berat, jumlah kafein yang ditemukan secara alami pada kopi hanya sekitar 1% untuk jenis kopi Arabika dan 2% untuk kopi Robusta.
Ketika Anda membaca Bebas Kafein '97% di label kemasan, berarti 97% dari 1% atau 2% tersebut telah dikeluarkan.
Decaf memberikan Anda secangkir kopi terbaik tanpa mengandung kafein.
Dalam cangkir anda
Dengan hanya menambahkan air yang matang, Anda dapat menikmati seluruh cita-rasa dan aroma yang diberikan oleh NESCAFÉ!
http://kopiaslibali.blogspot.com/2009/03/proses-produksi-pembuatan-kopi.html
Proses Produksi Gula
Tebu adalah bahan baku utama untuk proses produksi di pabrik gula yang akan menghasilkan produk utama yaitu Gula Kristal Putih (GKP) dan tetes. Disamping itu proses pengolahan tebu ini juga memproduksi ampas tebu, selain itu juga menghasilkan limbah yang bisa dimanfaatkan seperti blotong, abu boiler dan lain-lain. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi biaya pengolahan tebu, diantaranya adalah :
a. Kapasitas giling yang sesuai dengan design capacity, sehingga jumlah hari giling sesuai dengan rencana.
b. Kehilangan gula selama proses pengolahan baik secara chemis, mekanis maupun kehilangan tak diketahui seperti pada ampas, blotong dan tetes.
c. Biaya penggunaan utilitas seperti uap air, listrik, air dan udara bertekanan harus sesuai kebutuhan
d. Tingkat kerusakan peralatan yang berpengaruh pada biaya pemeliharaan disamping hal tersebut juga berimbas pada proses pembuatan gula pasir
Pabrik gula di lingkungan PT PG Rajawali I menggunakan sistem proses sulfitasi untuk mengolah gula. Secara umum proses produksi di pabrik gula dibagi menjadi :
1. Emplasement
2. Stasiun Ketel (Boiler)
3. Stasiun Listrik / Sentral
4. Stasiun Gilingan
5. Stasiun Pemurnian
6. Stasiun Penguapan
7. Stasiun Masakan
8. Stasiun Puteran
9. Stasiun Penyelesaian dan Pengemasan
10. Unit Pengolah Limbah (UPL)
Masing-masing stasiun atau unit ini mempunyai fungsi dan tugas tersendiri, namun tetap merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan sehingga harus dipahami berbagai aspek operasionalnya, termasuk pengendalian dan pengawasan prosesnya.
http://www.pgrajawali1.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=42&Itemid=1
Proses Produksi Bioetanol
Seiring dengan menipisnya cadangan energi BBM, jagung menjadi alternatif yang penting sebagai bahan baku pembuatan ethanol (bahan pencampur BBM). Karenanya, kebutuhan terhadap komoditas ini pada masa mendatang diperkirakan mengalami peningkatan yang signifikan. Bioetanol (C2H5OH) adalah cairan biokimia dari proses fermentasi gula dari sumber karbohidrat menggunakan bantuan mikroorganisme
- Gasoholº campuran bioetanol kering/absolut terdena-turasi dan bensin pada kadar alkohol s/d sekitar 22 %-volume.
- Istilah bioetanol identik dengan bahan bakar murni. BEX º gasohol berkadar bioetanol X %-volume.
Bahan Baku
- Nira bergula (sukrosa): nira tebu, nira nipah, nira sorgum manis, nira kelapa, nira aren, nira siwalan, sari-buah mete
- Bahan berpati: a.l. tepung-tepung sorgum biji (jagung cantel), sagu, singkong/gaplek, ubi jalar, ganyong, garut, umbi dahlia.
- Bahan berselulosa (Þ lignoselulosa):kayu, jerami, batang pisang, bagas, dll. Sekarang belum ekonomis, teknologi proses yang efektif diperkirakan akan komersial pada dekade ini !
Pemanfaatan Bioetanol
- Sebagai bahan bakar substitusi BBM pada motor berbahan bakar bensin; digunakan dalam bentuk neat 100% (B100) atau diblending dengan premium (EXX)
- Gasohol s/d E10 bisa digunakan langsung pada mobil bensin biasa (tanpa mengharuskan mesin dimodifikasi).
| Sumber Karbohidrat | Hasil Panen Ton/ha/th | Perolehan Alkohol | |
| Liter/ton | Liter/ha/th | ||
| Singkong | 25 (236) | 180 (155) | 4500 (3658) |
| Tetes | 3,6 | 270 | 973 |
| Sorgum Bici | 6 | 333,4 | 2000 |
| Ubi Jalar | 62,5* | 125 | 7812 |
| Sagu | 6,8$ | 608 | 4133 |
| Tebu | 75 | 67 | 5025 |
| Nipah | 27 | 93 | 2500 |
| Sorgum Manis | 80** | 75 | 6000 |
| *) Panen 2 ½ kali/th; $ sagu kering; ** panen 2 kali/th. Sumber: Villanueva (1981); kecuali sagu, dari Colmes dan Newcombe (1980); sorgum manis, dari Raveendram; dan Deptan (2006) untuk singkong; tetes dan sorgum biji (tulisan baru) | |||
Teknologi Pengolahan Bioetanol
Teknologi produksi bioethanol berikut ini diasumsikan menggunakan jagung sebagai bahan baku, tetapi tidak menutup kemungkinan digunakannya biomassa yang lain, terutama molase.
Secara umum, produksi bioethanol ini mencakup 3 (tiga) rangkaian proses, yaitu: Persiapan Bahan baku, Fermentasi, dan Pemurnian.
Secara umum, produksi bioethanol ini mencakup 3 (tiga) rangkaian proses, yaitu: Persiapan Bahan baku, Fermentasi, dan Pemurnian.
1. Persiapan Bahan Baku
Bahan baku untuk produksi biethanol bisa didapatkan dari berbagai tanaman, baik yang secara langsung menghasilkan gula sederhana semisal Tebu (sugarcane), gandum manis (sweet sorghum) atau yang menghasilkan tepung seperti jagung (corn), singkong (cassava) dan gandum (grain sorghum) disamping bahan lainnya.
Persiapan bahan baku beragam bergantung pada bahan bakunya, tetapi secara umum terbagi menjadi beberapa proses, yaitu:
- Tebu dan Gandum manis harus digiling untuk mengektrak gula
- Tepung dan material selulosa harus dihancurkan untuk memecahkan susunan tepungnya agar bisa berinteraksi dengan air secara baik
- Pemasakan, Tepung dikonversi menjadi gula melalui proses pemecahan menjadi gula kompleks (liquefaction) dan sakarifikasi (Saccharification) dengan penambahan air, enzyme serta panas (enzim hidrolisis). Pemilihan jenis enzim sangat bergantung terhadap supplier untuk menentukan pengontrolan proses pemasakan.
Tahap Liquefaction memerlukan penanganan sebagai berikut:
- Pencampuran dengan air secara merata hingga menjadi bubur
- Pengaturan pH agar sesuai dengan kondisi kerja enzim
- Penambahan enzim (alpha-amilase) dengan perbandingan yang tepat
- Pemanasan bubur hingga kisaran 80 sd 90 C, dimana tepung-tepung yang bebas akan mengalami gelatinasi (mengental seperti Jelly) seiring dengan kenaikan suhu, sampai suhu optimum enzim bekerja memecahkan struktur tepung secara kimiawi menjadi gula komplek (dextrin). Proses Liquefaction selesai ditandai dengan parameter dimana bubur yang diproses menjadi lebih cair seperti sup.
Tahap sakarifikasi (pemecahan gula kompleks menjadi gula sederhana) melibatkan proses sebagai berikut:
- Pendinginan bubur sampai suhu optimum enzim sakarifikasi bekerja
- Pengaturan pH optimum enzim
- Penambahan enzim (glukoamilase) secara tepat
- Mempertahankan pH dan temperature pada rentang 50 sd 60 C sampai proses sakarifikasi selesai (dilakukan dengan pengetesan gula sederhana yang dihasilkan)
2. Fermentasi
Pada tahap ini, tepung telah sampai pada titik telah berubah menjadi gula sederhana (glukosa dan sebagian fruktosa) dimana proses selanjutnya melibatkan penambahan enzim yang diletakkan pada ragi (yeast) agar dapat bekerja pada suhu optimum. Proses fermentasi ini akan menghasilkan etanol dan CO2.
Bubur kemudian dialirkan kedalam tangki fermentasi dan didinginkan pada suhu optimum kisaran 27 sd 32 C, dan membutuhkan ketelitian agar tidak terkontaminasi oleh mikroba lainnya. Karena itu keseluruhan rangkaian proses dari liquefaction, sakarifikasi dan fermentasi haruslah dilakukan pada kondisi bebas kontaminan.
Selanjutnya ragi akan menghasilkan ethanol sampai kandungan etanol dalam tangki mencapai 8 sd 12 % (biasa disebut dengan cairan beer), dan selanjutnya ragi tersebut akan menjadi tidak aktif, karena kelebihan etanol akan berakibat racun bagi ragi.
Dan tahap selanjutnya yang dilakukan adalah destilasi, namun sebelum destilasi perlu dilakukan pemisahan padatan-cairan, untuk menghindari terjadinya clogging selama proses distilasi.
3. Pemurnian / Distilasi
Distilasi dilakukan untuk memisahkan etanol dari beer (sebagian besar adalah air dan etanol). Titik didih etanol murni adalah 78 C sedangkan air adalah 100 C (Kondisi standar). Dengan memanaskan larutan pada suhu rentang 78 - 100 C akan mengakibatkan sebagian besar etanol menguap, dan melalui unit kondensasi akan bisa dihasilkan etanol dengan konsentrasi 95 % volume.
Prosentase Penggunaan Energy
Prosentase perkiraan penggunaan energi panas/steam dan listrik diuraikan dalam tabel berikut ini:
| Prosentase Penggunaan Energi | ||
| Identifikasi | Proses Steam | Listrik |
| Penerimaan bahan baku, penyimpanan, dan penggilingan | 0 % | 6.1 % |
| Pemasakan (liquefaction) dan Sakarifikasi | 30.5 % | 2.6 % |
| Produksi Enzim Amilase | 0.7 % | 20.4 % |
| Fermentasi | 0.2 % | 4 % |
| Distilasi | 58.5 % | 1.6 % |
| Etanol Dehidrasi (jika ada) | 6.4 % | 27.1 % |
| Penyimpanan Produk | 0 % | 0.7 % |
| Utilitas | 2.7 % | 27 %> |
| Bangunan | 1 %> | 0.5 % |
| TOTAL | 100 % | 100 % |
| Sumber: A Guide to Commercial-Scale Ethanol Production and Financing, Solar Energy Research Institute (SERI), 1617 Cole Boulevard, Golden, CO 80401 | ||
Peralatan Proses
Adapun rangkaian peralatan proses adalah sebagai berikut:
- Peralatan penggilingan
- Pemasak, termasuk support, pengaduk dan motor, steam line dan insulasi
- External Heat Exchanger
- Pemisah padatan - cairan (Solid Liquid Separators)
- Tangki Penampung Bubur
- Unit Fermentasi (Fermentor) dengan pengaduk serta motor
- Unit Distilasi, termasuk pompa, heat exchanger dan alat kontrol
- Boiler, termasuk system feed water dan softener
- Tangki Penyimpan sisa, termasuk fitting
Gula sebagai Katalis Proses Produksi Biodiesel
Peneliti-peneliti dari Jepang berhasil menemukan bahwa gula dapat dipergunakan sebagai katalisator dalam proses produksi biodiesel. Hasil penelitian tersebut dipublikasikan dalam majalah ilmiah terkemuka Nature edisi 438 tanggal 10 November 2005. Dalam penelitian tersebut terlebih dahulu dilakukan pirolisa gula pada suhu di atas 300 derajat Celsius untuk membentuk struktur karbonasi yang tidak sempurna, kemudian ditambahkan gugus sulfonat, dan akhirnya terbentuk struktur lembar karbon polisiklis aromatik berisikan gugus sulfonat. Senyawa inilah yang dijadikan katalis dalam produksi biodiesel. Dengan penemuan ini produksi biodiesel melalui proses transesterifikasi menjadi relatif lebih hemat biaya produksi.
Proses Transesterifikasi dan Produksi Biodiesel
Produksi biodiesel dari tumbuhan yang umum dilaksanakan yaitu melalui proses yang disebut dengan transesterifikasi. Transesterifikasi yaitu proses kimiawi yang mempertukarkan grup alkoksi pada senyawa ester dengan alkohol. Untuk mempercepat reaksi ini diperlukan bantuan katalisator berupa asam atau basa. Asam mengkatalisis reaksi dengan mendonorkan proton yang dimilikinya kepada grup alkoksi sehingga lebih reaktif.
Pada tanaman penghasil minyak, cukup banyak terkandung asam lemak. Secara kimiawi, asam lemak ini merupakan senyawa gliserida. Pada proses transesterifikasi senyawa gliserida ini dipecah menjadi monomer senyawa ester dan gliserol, dengan penambahan alkohol dalam jumlah yang banyak dan bantuan katalisator. Senyawa ester, pada tingkat (grade) tertentu inilah yang menjadi biodiesel. Dalam proses transesterifikasi untuk produksi biodiesel dari tumbuhan, biasanya digunakan asam sulfat (H2SO4) sebagai katalisator reaksi kimianya.
Selain proses transesterifikasi, dalam produksi biodiesel juga melalui tahapan : pengempaan jaringan tanaman (misalnya biji) menghasilkan minyak mentah ; pemisahan (separator) fase ester dan gliserin ; serta pemurnian / pencucian senyawa ester untuk menghasilkan grade bahan bakar (biodiesel).
Gula, sebagai Katalisator Produksi Biodiesel, manfaat bagi Indonesia
Meskipun berbagai jenis bahan kimia dianggap cukup berhasil dipergunakan sebagai katalisator dalam proses transesterifikasi untuk produksi biodiesel, akan tetapi bahan-bahan seperti ini dianggap cukup mahal untuk dipergunakan dalam suatu proses produksi berskala besar. Di samping itu, limbah bahan-bahan kimia ini tentunya akan menjadi masalah lingkungan tersendiri.
Penggunaan gula yang telah diubah bentuknya cukup prospektif untuk dipergunakan sebagai katalisator proses transesterifikasi ini. Gula sebagaimana kita ketahui, merupakan senyawa organik yang limbahnya dapat didaur ulang. Selain itu, gula dianggap relatif lebih murah untuk dipergunakan untuk sebuah proses produksi berskala besar, dibandingkan bahan kimia asam sulfat atau asam dan basa lainnya.
Berita hasil penelitian ini tentunya cukup bermanfaat bagi Indonesia. Indonesia melalui koordinasi Menko Kesejahteraan Rakyat, saat ini sedang giat-giatnya mengkampanyekan pengembangan energi terbarukan ‘biodiesel’, terutama dari tanaman jarak pagar (Jatropha curcas). Salah satu BUMN yang cukup mendukung pengembangan biodiesel ini adalah PT. RNI (Rajawali Nusantara Indonesia). Sebagai badan usaha yang mempunyai bidang usaha utama (core business) pada manajemen pabrik gula nasional, hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan dalam meningkatkan efisiensi produksi biodiesel, yaitu dengan menggunakan gula sebagai katalisator produksinya.
http://www.kamusilmiah.com/teknologi/gula-sebagai-katalis-proses-produksi-biodiesel/
Produksi biodiesel dari tumbuhan yang umum dilaksanakan yaitu melalui proses yang disebut dengan transesterifikasi. Transesterifikasi yaitu proses kimiawi yang mempertukarkan grup alkoksi pada senyawa ester dengan alkohol. Untuk mempercepat reaksi ini diperlukan bantuan katalisator berupa asam atau basa. Asam mengkatalisis reaksi dengan mendonorkan proton yang dimilikinya kepada grup alkoksi sehingga lebih reaktif.
Pada tanaman penghasil minyak, cukup banyak terkandung asam lemak. Secara kimiawi, asam lemak ini merupakan senyawa gliserida. Pada proses transesterifikasi senyawa gliserida ini dipecah menjadi monomer senyawa ester dan gliserol, dengan penambahan alkohol dalam jumlah yang banyak dan bantuan katalisator. Senyawa ester, pada tingkat (grade) tertentu inilah yang menjadi biodiesel. Dalam proses transesterifikasi untuk produksi biodiesel dari tumbuhan, biasanya digunakan asam sulfat (H2SO4) sebagai katalisator reaksi kimianya.
Selain proses transesterifikasi, dalam produksi biodiesel juga melalui tahapan : pengempaan jaringan tanaman (misalnya biji) menghasilkan minyak mentah ; pemisahan (separator) fase ester dan gliserin ; serta pemurnian / pencucian senyawa ester untuk menghasilkan grade bahan bakar (biodiesel).
Gula, sebagai Katalisator Produksi Biodiesel, manfaat bagi Indonesia
Meskipun berbagai jenis bahan kimia dianggap cukup berhasil dipergunakan sebagai katalisator dalam proses transesterifikasi untuk produksi biodiesel, akan tetapi bahan-bahan seperti ini dianggap cukup mahal untuk dipergunakan dalam suatu proses produksi berskala besar. Di samping itu, limbah bahan-bahan kimia ini tentunya akan menjadi masalah lingkungan tersendiri.
Penggunaan gula yang telah diubah bentuknya cukup prospektif untuk dipergunakan sebagai katalisator proses transesterifikasi ini. Gula sebagaimana kita ketahui, merupakan senyawa organik yang limbahnya dapat didaur ulang. Selain itu, gula dianggap relatif lebih murah untuk dipergunakan untuk sebuah proses produksi berskala besar, dibandingkan bahan kimia asam sulfat atau asam dan basa lainnya.
Berita hasil penelitian ini tentunya cukup bermanfaat bagi Indonesia. Indonesia melalui koordinasi Menko Kesejahteraan Rakyat, saat ini sedang giat-giatnya mengkampanyekan pengembangan energi terbarukan ‘biodiesel’, terutama dari tanaman jarak pagar (Jatropha curcas). Salah satu BUMN yang cukup mendukung pengembangan biodiesel ini adalah PT. RNI (Rajawali Nusantara Indonesia). Sebagai badan usaha yang mempunyai bidang usaha utama (core business) pada manajemen pabrik gula nasional, hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan dalam meningkatkan efisiensi produksi biodiesel, yaitu dengan menggunakan gula sebagai katalisator produksinya.
http://www.kamusilmiah.com/teknologi/gula-sebagai-katalis-proses-produksi-biodiesel/
Proses
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Proses adalah urutan pelaksanaan atau kejadian yang terjadi secara alami atau didesain, mungkin menggunakan waktu, ruang, keahlian atau sumber daya lainnya, yang menghasilkan suatu hasil. Suatu proses mungkin dikenali oleh perubahan yang diciptakan terhadap sifat-sifat dari satu atau lebih objek di bawah pengaruhnya. Bandingkan: pengolahan.http://id.wikipedia.org/wiki/Proses
Guru
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Guru (dari Sanskerta: गुरू yang berarti guru, tetapi arti secara harfiahnya adalah "berat") adalah seorang pengajar suatu ilmu. Dalam bahasa Indonesia, guru umumnya merujuk pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.
Daftar isi[sembunyikan] |
Arti umum
Guru adalah pendidik dan pengajar pada pendidikan anak usia dini jalur sekolah atau pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru-guru seperti ini harus mempunyai semacam kualifikasi formal. Dalam definisi yang lebih luas, setiap orang yang mengajarkan suatu hal yang baru dapat juga dianggap seorang guru. Beberapa istilah yang juga menggambarkan peran guru, antara lain:Direktur
| | Artikel ini perlu dirapikan atau ditulis ulang karena artikel ini bersifat umum sedangkan isinya ditulis dalam konteks yang terlalu spesifik/sempit. |
Di Indonesia pengaturan terhadap direktur terdapat dalam UU No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas dijabarkan fungsi, wewenang, dan tanggung jawab direksi.
Seorang direktur atau dewan direksi dalam jumlah direktur dalam suatu perusahaan (minimal satu), yang dapat dicalonkan sebagai direktur, dan cara pemilihan direktur ditetapkan dalam anggaran dasar perusahaan. Pada umumnya direktur memiliki tugas antara lain:
- memimpin perusahaan dengan menerbitkan kebijakan-kebijakan perusahaan
- memilih, menetapkan, mengawasi tugas dari karyawan dan kepala bagian (manajer)
- menyetujui anggaran tahunan perusahaan
- menyampaikan laporan kepada pemegang saham atas kinerja perusahaan
Daftar isi[sembunyikan] |
Direktur di Indonesia
Direktur atau dewan direksi di Indonesia merupakan penyebutan secara umum terhadap pemimpin suatu perusahaan dalam Perseroan Terbatas (PT).Pengangkatan dan pemberhentian
Direktur diangkat dan diberhentikan dengan persetujuan dari RUPS yang kemudian dilaporkan kepada Menteri Hukum dan HAM untuk dicatatkan dalam daftar wajib perusahaan atas pergantian direktur. Dalam pengangkatan direktur diusulkan oleh anggota RUPS yang memiliki wewenang untuk mengusulkan direktur.Tugas dan kewenangan
eksternal
- mewakili PT atas nama perseroan untuk melakukan bisnis dengan perusahaan lain
- mewakili PT dalam perkara pengadilan
internal
- mengurus dan mengelola PT untuk kepentingan PT yang sesuai dengan maksud dan tujuan PT
- menjalankan kepengurusan PT sesuai dengan kebijakan yang tepat (keahlian, peluang, dan kelaziman usaha) yang ditentukan dalam UU Perseroan Terbatas dan anggaran dasar PT
Tanggung jawab
Direktur bertanggung jawab atas kerugian PT yang disebabkan direktur tidak menjalankan kepengurusan PT sesuai dengan maksud dan tujuan PT anggaran dasar, kebijakan yang tepat dalam menjalankan PT serta UU No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas. Atas kerugian PT, direktur akan dimintakan pertanggungjawabannya baik secara perdata maupun pidana.Apabila kerugian PT disebabkan kerugian bisnis dan direktur telah menjalankan kepengurusan PT sesuai dengan maksud dan tujuan PT anggaran dasar, kebijakan yang tepat dalam menjalankan PT serta UU No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas, maka direktur tidak dapat dipersalahkan atas kerugian PT.
http://id.wikipedia.org/wiki/Direktur
Romantika Pekerja Pabrik : Dari Bentakan Sampai ML Di Shift Malam!
Akhirnya, dengan keinginan dan kebetulan yang memang sudah terencana dari “Sana” saya menjadi bagian dari mereka. Meski tidak ‘terjun’ langsung sebagai ‘pekerja keras’ yang nyaris hampir tiap hari kena ‘bentakan, omelan, dan (maaf) sedikit pelecehan dari beberapa supervisor yang usil, saya mengenal dekat beberapa dari mereka. Kadang di saat pekerjaan tak membutuhkan banyak pikiran, sering saya turun, dan bergabung dengan mereka. Berbicara tentang banyak hal. Mengeluhkan hal yang nyaris sama dari waktu ke waktu.
Mereka itu luar biasa sekali. Di usia yang belasan sampai awal duapuluhan tenaga mereka seperti layaknya mesin yang selalu harus siap pakai. Belum lagi, secara ‘mental’ mereka harus kuat. Kuat dalam artian rela dibentak-bentak, meninggalkan sedikit ‘harga diri’, meninggalkan sedikit rasa sentimental akan masalah keluarganya dan sejuta ‘keakuan’ yang harus rela sedikit disingkirkan demi pekerjaan.
Di sela-sela waktu istirahat yang tak lebih dari 45 menit, biasa mereka gunakan untuk tidur-tiduran (dan tidur beneran) di kolong meja setelah berdiri terus menerus setengah harian, atau malah duduk dan menghadapi mesin jahit terus menerus. Ataupun, sebagian dari mereka ada yang langsung lari ke kantin yang tidak terlalu bersih di belakang pabrik, atau ke depan pabrik, di mana warung-warung berderet menunggu pembeli. Itulah saat yang dinanti, karena mereka bebas bercanda dan bergosip dengan teman-temannya.
Kadang, asyik juga bergabung dengan mereka. Selain karena masalah yang kami hadapi berbeda, tentu ini mendatangkan keasyikan tersendiri, menggali cerita-cerita dari mereka yang tak (lebih) menarik dibanding dengan kebosanan yang sering kali hadir. Mereka, para pekerja wanita seringkali juga terlibat asmara dengan para pekerja lelaki. Malah, suatu kali kabarnya ada yang kepergok sedang ML di tengah shift malam! Wah, yang ini memang bukan berita baru, hanya saja saya tak pernah mengetahui langsung.
Seringkali line telpon di bagian mereka jadi sarana kencan. Tak jarang pula mereka bertemu jodoh di pabrik. Yang seringkali menyedihkan, banyak diantara para pekerja wanita yang hamil, kemudian diberhentikan atau diputus kontraknya dengan alasan kalau orang hamil biasanya banyak malasnya, banyak nggak beres kalau kerja dan sederet keluhan lain tentang wanita hamil. Sama sekali melanggar HAM kalau begini, apalagi peraturan itu di ‘terbit’ kan oleh seorang supervisor perempuan yang juga pernah hamil dan mempunyai anak! Salah seorang rekan saya harus merelakan bayi yang baru saja dilahirkan karena kondisinya tak memungkinkan dan lambatnya penanganan. Bisa jadi ini berhubungan dengan kondisinya yang terus menerus terforsir kala hamil tua. Bayangkan saja, hamil tua, mengurus sekian macam permasalahan dalam garment, mengatur beberapa rencana sampai jauh tengah malam, naik turun tangga tiada henti dalam sehari dan esoknya, dia harus bekerja lagi! Pagi-pagi pula. Itu masih belum ditambah sekian macam omelan dari orang yang berbeda.
Tapi jangan ditanya kemana uang mereka pergi setelah gajian. Beragam tas, baju, aksesoris dan hanphone terbaru hadir sebagai ‘grooming’. Apalagi bagi mereka yang masih single. Tak jarang saya pangling bila bertemu dengan mereka di pusat perbelanjaan atau ketika mereka menyempatkan diri berkunjung kerumah. Tampilan mereka, lebih ‘blink’ dan jauh dari kesan kaum marginal yang banyak digambarkan.
Dari tingkat ‘stres’ mereka, yang berprofesi sebagai supervisor lebih tinggi. Karena, selain mereka jadi sasaran kemarahan ‘para atasan’, mereka juga harus menyusun sederet rencana produksi, siap-siap diomelin kala satu dari bawahannya membuat kesalahan. Pernah suatu kali saya terkaget-kaget saat pertama kali mengetahui ini. Seorang supervisor wanita, melemparkan sebuah majalah MLM yang dibawa anak buahnya saat jam kerja. Suaranya, jangan ditanya, dan apa yang diucapkan juga tak perlu dibahas. Wah, ingin rasanya saya mengambil majalah itu dan balik melemparkan padanya. Tapi, apa urusannya? Di situ, emosi sentimentil tak banyak gunanya.
Ledakan emosi, bukan notabene milik supervisor belaka. Segala macam ‘tekanan’ yang dialamatkan buyer ke tim dimana saya bekerja berakibat bagi ratusan orang yang lainnya. Satu kelalaian kecil, yang ketika itu dilakukan seorang teman saya amat berakibat fatal bagi sebuah proses. ‘Hanya’ karena salah memasang label dan salah melipat garment, teman saya menanggung sensasi tak menyenangkan. Eksport terhambat, orang-orang harus bekerja ekstra dari awal, malu pada buyer, kena marah dari bos dan sekian macam ‘penderitaan’ batin lainnya.
Seorang manager produksi yang kala itu seorang India, mengkalkulasikan kerugian yang diderita secara amat sangat terperinci. Dan hasilnya, fantastis sekali. Selain menambah stres kami , juga membuat kami terkejut karena dia menghitung apa yang dikeluarkan perusahaan dalam satu detik kami bekerja.
Para pekerja pabrik, dimanapun mereka berada, memiliki romantika yang tak jauh beda. Kalau di sebuah perusahaan pakaian jadi mayoritas adalah wanita, maka jangan tanya, kehadiran seorang laki-laki yang eyes catching, akan segera membuat mereka ‘rajin’ berdandan dan berebut perhatian, tentu bagi yang masih single. Sementara di sebuah pabrik furniture, dimana saya bekerja sekarang, kehadiran para pekerja wanita yang ‘bening’pun dianggap sebagai ‘suplemen’ bagi para lelaki yang mayoritas bekerja di situ.
http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=12646
Buruh Tani Kopra Masih Termarjinalkan...
| |
| Selasa, 27 April 2010 | 03:58 WIB Oleh Ferry Santoso dan Jean Rizal Layuck Kepulan asap dari tempat pembakaran kelapa terus berembus ke muka Yopie (26), buruh tani kopra di Kampung Kendal Dua, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Saat menunggu itu, berulang kali dahi Yopie berkerut dan mata pun mengecil terkena asap.Buruh tani kopra menjadi mata pencarian sebagian masyarakat Kepulauan Sangihe. Selain kopra, masyarakat di kabupaten yang berbatasan dengan Filipina itu juga menggantungkan penghidupan dari sektor perkebunan, seperti pala dan sayur- sayuran. Sayangnya, kekayaan perkebunan kelapa sebagai bahan baku kopra belum sepenuhnya memberikan tingkat kesejahteraan yang layak bagi petani, khususnya buruh tani. Pada masa panen, setiap tiga sampai empat bulan, buruh tani kopra hanya mendapat penghasilan dengan sistem bagi hasil. Itu artinya, penghasilan dibagi rata antara pemilik lahan dan buruh tani, masing-masing mendapatkan jatah 50 persen. Akan tetapi, penghasilan bagi buruh tani sebesar 50 persen itu harus dibagi lagi kepada buruh-buruh tani yang bekerja. Dengan pembagian itu, seorang buruh tani dipastikan mendapat bagian yang lebih kecil. ”Saat panen, setiap tiga bulan, saya hanya mendapat bagi hasil Rp 500.000,” kata Yopie. Penghasilan sebesar Rp 500.000 itu jelas tidak mencukupi. Oleh karena itu, ia juga menjadi buruh tani untuk tanaman lain, seperti pala. Penghasilan Rp 500.000 saat panen kopra juga diperoleh buruh tani kopra, Ajeria (22). Dari pekerjaan menebang kelapa bersama suaminya serta mengumpulkan dan mengangkut kelapa pada waktu panen, Ajeria mendapatkan upah Rp 500.000. Pendapatan Rp 500.000 tentu masih jauh dari ukuran kebutuhan hidup layak dengan tanggungan satu anak. ”Kalau kurang, saya biasanya mengutang di warung,” kata Ajeria. Ajeria mengaku, dirinya sering kali berutang beras dan gula. Namun, harga beras Rp 8.000 per kg itu jauh lebih mahal dibandingkan harga kopra yang hanya sebesar Rp 3.000 per kg. Padahal, untuk mendapatkan kopra sebanyak 1 kg, dibutuhkan setidaknya empat sampai lima kelapa. Itu artinya, untuk mendapatkan upah Rp 3.000, buruh tani harus memetik lima kelapa, lalu mengumpulkan, memanaskan atau membakarnya, dan memotongnya menjadi kepingan kecil-kecil. Kerja keras Melihat jerih payah dan kerja keras yang dilakukan buruh tani kopra, tentu saja pendapatan buruh tani kopra kurang sebanding. Apalagi harga kopra sering kali naik turun. Seorang buruh tani kopra lainnya dari Kampung Kendal Dua, Salaman (67), mengungkapkan, harga kopra yang fluktuatif itu sering kali membuat petani menderita. ”Bayangkan saja, harga 1 kg beras lebih mahal daripada harga 1 kg kopra. Harga 1 kg beras bisa Rp 9.000, sementara 1 kg kopra hanya Rp 3.000,” kata Salaman yang terus asyik mengayun-ayunkan parang untuk memotong kopra. Bahkan, menurut Salaman, pada 2009, harga kopra sempat anjlok menjadi Rp 800 per kg. Dengan harga kopra yang rendah, biaya kebutuhan hidup sulit terpenuhi. Jika sakit, orang-orang seperti Salaman tidak mampu berobat ke dokter, apalagi ke rumah sakit. ”Kalau sakit, saya terpaksa menggunakan obat-obat tradisional,” kata Salaman. Ia mengaku, suatu waktu pernah sakit dan harus dioperasi di rumah sakit. ”Sampai sekarang, biaya rumah sakit belum saya bayar. Biayanya mencapai Rp 7 juta,” katanya. Warga miskin Padahal, di wilayah kabupaten itu, sebagian masyarakatnya menekuni pekerjaan di ladang kopra. Di Kelurahan Kolonga Beha, Kecamatan Tahuna Barat, misalnya, menurut Kepala Seksi Pemerintah Kelurahan Kolonga Beha Christina Makagansa, jumlah penduduk di kelurahan itu sebanyak 781 jiwa. Sebagian besar penduduk di kelurahan itu bermata pencarian sebagai buruh tani atau petani penggarap, yaitu 50 persen. Sisanya terdiri dari buruh, nelayan, dan pegawai negeri sipil. Jumlah penduduk miskin di Kelurahan Kolonga Beha sebanyak 32 orang pada 2009. Pada 2008, jumlahnya 54 orang. Bupati Kepulauan Sangihe Winsulangi Salindeho mengatakan, penduduk miskin di wilayahnya pada 2009 mencapai 13.800 orang. Namun, pada 2010, jumlahnya berkurang menjadi 12.000 jiwa. Winsulangi menjelaskan, pemicu kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Sangihe adalah lapangan kerja yang terbatas. Selain itu, pekerjaan sebagai buruh tani, khususnya kopra, juga sering kali dipengaruhi oleh fluktuasi harga komoditas itu. ”Kalau harga turun, pendapatan petani pun jatuh,” katanya. Jika harga kopra sebagai komoditas unggulan tinggi, setidaknya pendapatan petani meningkat dan kesejahteraan pun lebih terjamin. Namun, harga komoditas yang rendah sering kali memang menjadi pemicu rendahnya pendapatan dan kemiskinan buruh tani. Harga kopra yang sering kali rendah tidak mudah ditelusuri. Harga rendah itu sering kali disebut-sebut akibat gejolak harga di pasar internasional. Akan tetapi, harga rendah itu sebenarnya juga dipicu oleh mata rantai pedagang perantara yang terlalu panjang. Mantan Sekretaris Panitia Pembentukan Kabupaten Minahasa Selatan Berty Setlight mengakui, sejak lama kopra dari petani dari berbagai desa dan wilayah di Minahasa, termasuk daerah lain di Sulut, dibeli pedagang pengumpul yang lalu menjual ke perusahaan besar. Saat ini, perusahaan besar yang menyerap kopra petani di beberapa wilayah di Sulut, termasuk Provinsi Gorontalo, adalah PT Cargill Indonesia (CI). Di Minahasa Selatan, selain membeli kopra dari petani, PT CI juga mengolah kopra menjadi minyak kopra (crude coconut oil). Menurut Hery A Pangalila dari Human Resources PT CI, kapasitas pabrik pengolahan kopra PT CI di Minahasa Selatan mencapai 500 ton per hari. Utilisasi rata-rata per hari 300 ton. Dengan asumsi utilisasi per hari 300 ton, PT CI mampu menyerap kopra petani sebanyak 9.000 ton per bulan. Dengan asumsi harga kopra Rp 3.000 per kg, nilai pembelian kopra dari petani mencapai Rp 27 miliar per bulan. Namun, sektor perkebunan belum dapat memberikan penghasilan yang menjanjikan bagi buruh tani. Petani kopra masih membayangkan harga kopra yang pernah menembus angka Rp 8.000 per kg pada 1996.... |
http://www.rotanindonesia.org/index.php?option=com_content&view=article&id=691:buruh-tani-kopra-masih-termarjinalkan&catid=55:berita-masy-adat&Itemid=66
Koki
| Koki | |
|---|---|
Koki sedang magang di Paris | |
Jenis restoran lain mungkin memiliki menu yang relatif konstan dan hanya memiliki orang-orang yang dapat menyiapkan makanan secara cepat dan konsisten, serta tidak terlalu membutuhkan kepala koki. Restoran jenis ini dapat dijalankan sepenuhnya oleh koki, contohnya pada restoran cepat saji.
http://id.wikipedia.org/wiki/Koki
Promosi Penjualan Produk Super Extreme dengan Plugin Affiliate WordPress
Mungkin itu yang ada dibenak sebagian Anda. Baiklah, untuk menjawab pertanyaan tersebut, kali ini saya akan mengulas bagaimana promosi produk super extreme yang sebenarnya sudah menjadi pengetahuan umum di dunia internet namun sering diabaikan begitu saja.
Teknik ini sekaligus menambahkan postingan sebelumnya, tepatnya dengan topik : 3 Teknik marketing spektakuer bisnis online sepanjang masa yang telah teruji keampuhannya sekaligus sebagai promosi lainnya yang tak kalah dahsyat sebagaimana postingan sebelumnya: Negeriads.com sulosui berpromosi.
Saya yakin banyak dari Anda yang sudah mengenal cara promosi produk untuk meningkatkan penjualan Anda seperti ini, apalagi kalau bukan menggunakan viral marketing dengan membuat web affiliate/reseller.
Ya, sistem inilah yang sebenarnya membuat produk SMUO Formulabisnis.com penjualannya laris manis melonjak drastis terus menerus hinggat saat ini dan itu juga sebenarnya materi utama yang terkandung di dalamnya.
Dengan menggunakan cara promosi penjualan seperti ini, Anda akan memiliki tenaga penjual yang bekerja dengan senang hati bagaikan virus yang menjalar kemana-mana dalam mempromosikan produk Anda.
Kalau sampai saat ini promosi produk Anda masih belum menggunakan cara ini, maka banyak rugilah kegiatan promosi Anda karena sampai kapanpun Anda harus bekerja sendirian yang harus Anda ulangi dan ulangi lagi.
Lain halnya jika Anda menggunakan strategi promosi dengan membuat web bersistemkan reseller (affiliate), mungkin Anda hanya capek di awal karena harus merancang dan membikin website yang bisa berjalan otomatis tanpa campur aduk tangan dan bisa dipromosikan orang banyak dengan senang hati.
Berita baiknya adalah Anda tidak perlu merancang dan membuat website affiliate itu sendirian untuk menangani masalah-masalah teknis rumit yang pastinya hanya akan mempersulit pekerjaan Anda karena saat ini telah banyak para webmaster yang banyak menyediakan web bersistemkan affiliate tersebut.
Tapi jangan salah dulu, ada begitu banyak macam-macam penyedia website di internet begitupula dengan website yang bersistemkan affiliate, bijak-bijaklah dalam memilih ketika membelinya, karena tidak sedikit hanya hasil bajakan yang kemudian dimodifikasi.
Selain itu, perhatikan pula platform yang digunakan. Kalau boleh saya rekomendasikan, pilihlah yang berbasis WordPress selain search engine friendly, juga user friendly karena bisa diutak-atik seperti apapun dan terus mengalami pengembangan jika di dalamnya dirasa terdapat kelemahan.
“Lantas, mungkinkah membuat web affiliate (reseller) menggunakan WordPress yang selama ini kita jumpai hanya sebagai blog ?”
Jelas bisa, yang Anda butuhkan hanyalah sebuah plugin sederhana. Caranya sangat mudah, setelah Anda memiliki plugin ini, Anda harus menguploadnya ke server host folder plugin WordPress, untuk selanjutnya tinggal Anda install. Anda bisa dapatkan plugin ini di: Panduan WordPress lengkap.
Jika installasi berhasil maka seketika akan aktif, dan Anda bisa lihat hasilnya seperti di bawah yang bisa Anda jumpai di admin area dashboard WordPress Anda.

Di dalamnya Anda bisa melakukan beberapa pengaturan seperti: siapa yang menjadi member default, aktifasi member, menambah produk, mendownload produk, pembayaran komisi, melihat klien dan yang tak kalah menarik bisa digunakan sistem jaringan tanpa batas level dan masih banyak keunggulan-keunggulan lainnya.
Bagaimana, canggih bukan ?
Nantinya blog WordPress Anda bisa dimodel tetap sebagai blog, toko online, landing page atau menjadikannya sales letter dengan membuat halaman statis di menu utama. Masih ingatkan dengan postingan saya terdahulu, silahkan dibuka kembali di: Cara membuat halaman statis WordPress untuk ditampilkan di menu utama.
Sebagai contoh hasil blog WordPress yang menggunakan plugin ini dan membuatnya menjadi halaman sales letter adalah web bisnis pulsa elektrik Pulsaelektrikmu.com. Nantinya Anda juga bisa merubah tampilannya seperti apapun karena WordPress menyediakan template yang banyak tersebar gratis di internet.
http://kuncimarketing.com/promosi-penjualan-produk-super-extreme-dengan-plugin-affiliate-wordpress/
pemasaran promosi penjualan
Sistem informasi pemasaran (marketing information systems), menyediakan informasi untuk penjualan, promosi penjualan, kegiatan-kegiatan pemasaran, kegiatan-kegiatan penelitian pasar dan lain sebagainya yang berhubungan dengan pemasaran. Rahasia untuk sukses dalam kampanye pemasaran artikel muncul seperti seorang ahli dalam ceruk pasar Anda. Ini adalah kesalahan besar untuk berpikir bahwa berbicara tentang produk anda akan menghasilkan lead penjualan. Dan ini adalah alasan yang sama bahwa penerbit menghindar dari artikel promosi diri. Begitu Anda termasuk pemasaran frase pitch dalam artikel Anda, pembaca cenderung kehilangan minat sehingga mempengaruhi pasal strategi kampanye pemasaran Anda.
SDM PEMASARAN. SDM. 1. Orientasi Produk. 2. Orientasi Penjualan. UK. UA KE. KE. PR SI OD UK Advertensi; Radio, Tv, bioskop, koran Promosi Penjualan; Pemberian
karya tulis Agama,Ilmu Budaya Dasar,Bahasa Inggris,Matematika Ekonomi,Komputer,Pengantar Ekonomi,Pengantar Bisnis,Dasar Pemasaran dan Akuntansi Promosi penjualan adalah alat promosi yang merupakjavascript:void(0)an perangsang bagi konsumen ubtuk segera melakukan pembelian, umumnya bersifat jangka pendek. Promosi penjualn dapat personal maupun nonpersonal. Promosi penjualan dibedakan atas sasaran yang akan menerima bentuk promosi tersebut: 1.Promosi konsumen (misalnya
Agen Pemasaran & Promosi C. Software H. Jasa Maintenance Marketing Team Pembelian Penjualan Supplier
strategi-penjualan-perseorangan-dan-pemasaran-langsung Strategi Promosi Penjualan-2 Sunarta Assalamu'alaikum wr wb .s slamet Elex Online Forum Promosi dan Pemasaran Promo & Promo Penjualan (Moderators: Eko Sulistiono, camolatte)
Komunikasi Pemasaran Terpadu - Budgeting - Presentation Transcript. Anggaran tujuan-tujuan khusus iklan, penjualan personal, public relations , dan promosi penjualan dari
By Ari Raharjo MANAJEMEN PEMASARAN P X x x x ( | ! e - Jenis-jenis Promosi: Iklan, Penjualan langsung ; Publikasi, MLM ; PENELITIAN PASAR Epic model yang dikembangkan oleh AC Nielsen, salah satu perusahaan peneliti pemasaran terkemuka di dunia, Epic Model dan mencakup empat dimensi kritis yaitu empati, persuasi, dampak dan komunikasi (Empathy, Persuasion, . Analisis regresi yang dilakukan terhadap variabel Biaya promosi sebagai variabel independen/bebas dan Volume Penjualan sebagai variabel dependen/terikat juga menunjukkan efektifitas kegiatan promosi yang dilakukan secara signifikan. Bila disimpulkan Open Source dapat memangkas/menghemat biaya promosi dan pemasaran penjualan, jika prodak/software diterima pasar maka potensi keutungan terbuka lebih besar, berikut ini adalah potensi keutungan Open Source dan Free
Ke-empat faktor tersebut diantaranya adalah harga, daerah pemasaran, kegiatan promosi atau pemasaran yang dilakukan oleh pihak perusahaan, dan faktor utama yang paling penting yaitu produk itu sendiri. Agar dapat terjadi penjualan yang
tag :barang promosi,kaos promosi,promosi online,promosi penjualan, promosi produk,promosi web,promosi website,strategi promosi,artikel pemasaran,pemasaran produk,teori pemasaran,sistem pemasaran,manajemen pemasaran,pemasaran online Menganjur Bengkel Promosi Dan Pemasaran Internet; Mengadakan Seminar Online (Webinar) serta; Penjualan Melalui E-commerce. Dengan mengadaptasikan konsep Corporate Branding & Corporate
Dalam pasar dengan perbedaan merek yang tinggi, promosi penjualan dapat mengubah pangsa pasar secara lebih permanen. ‘ Saat ini, banyak manajer pemasaran memperkirakan terlebih Perencanaan Dan Strategi Pemasaran Promosi Media Elektronik (Kasus di Departemen Kebudayaan dan Pariwisata) 19. Hubungan Distribusi Dengan Volume Penjualan Alat Peraga Pendidikan
Marketing atau pemasaran adalah proses yang berhubungan dengan promosi penjualan barang dan jasa. Pemasaran bisa diartikan sebagai ‘proses sosialisasi
Pengujian awal program promosi penjualan g. Menerapkan dan mengendalikan program h. Mengevaluasi hasil HUBUNGAN MASYARAKAT----- PUBLIKASI Berita di media masa, tanpa ada biaya pemuatan. 1. Hubungan masyarakat di bidang pemasaran Info terkait : – Pentingnya merketing mix dalam berbisnis – Tips Sukses Meningkatkan Penjualan Via Internet – Menyusun Konsep Pemasaran untuk Usaha Kecil – Pentingkah strategi promosi sebuah produk? [] Promosi Penjualan dengan Tipe Event Pemasaran: LA Lights Live Concert. LA Lights Live Concert merupakan event pemasaran dengan tema musik terbesar di Indonesia. Event ini menerapkan acara musik dengan mengundang artis-artis musik
SDM PEMASARAN. SDM. 1. Orientasi Produk. 2. Orientasi Penjualan. UK. UA KE. KE. PR SI OD UK Advertensi; Radio, Tv, bioskop, koran Promosi Penjualan; Pemberian
karya tulis Agama,Ilmu Budaya Dasar,Bahasa Inggris,Matematika Ekonomi,Komputer,Pengantar Ekonomi,Pengantar Bisnis,Dasar Pemasaran dan Akuntansi Promosi penjualan adalah alat promosi yang merupakjavascript:void(0)an perangsang bagi konsumen ubtuk segera melakukan pembelian, umumnya bersifat jangka pendek. Promosi penjualn dapat personal maupun nonpersonal. Promosi penjualan dibedakan atas sasaran yang akan menerima bentuk promosi tersebut: 1.Promosi konsumen (misalnya
Agen Pemasaran & Promosi C. Software H. Jasa Maintenance Marketing Team Pembelian Penjualan Supplier
strategi-penjualan-perseorangan-dan-pemasaran-langsung Strategi Promosi Penjualan-2 Sunarta Assalamu'alaikum wr wb .s slamet Elex Online Forum Promosi dan Pemasaran Promo & Promo Penjualan (Moderators: Eko Sulistiono, camolatte)
Komunikasi Pemasaran Terpadu - Budgeting - Presentation Transcript. Anggaran tujuan-tujuan khusus iklan, penjualan personal, public relations , dan promosi penjualan dari
By Ari Raharjo MANAJEMEN PEMASARAN P X x x x ( | ! e - Jenis-jenis Promosi: Iklan, Penjualan langsung ; Publikasi, MLM ; PENELITIAN PASAR Epic model yang dikembangkan oleh AC Nielsen, salah satu perusahaan peneliti pemasaran terkemuka di dunia, Epic Model dan mencakup empat dimensi kritis yaitu empati, persuasi, dampak dan komunikasi (Empathy, Persuasion, . Analisis regresi yang dilakukan terhadap variabel Biaya promosi sebagai variabel independen/bebas dan Volume Penjualan sebagai variabel dependen/terikat juga menunjukkan efektifitas kegiatan promosi yang dilakukan secara signifikan. Bila disimpulkan Open Source dapat memangkas/menghemat biaya promosi dan pemasaran penjualan, jika prodak/software diterima pasar maka potensi keutungan terbuka lebih besar, berikut ini adalah potensi keutungan Open Source dan Free
Ke-empat faktor tersebut diantaranya adalah harga, daerah pemasaran, kegiatan promosi atau pemasaran yang dilakukan oleh pihak perusahaan, dan faktor utama yang paling penting yaitu produk itu sendiri. Agar dapat terjadi penjualan yang
tag :barang promosi,kaos promosi,promosi online,promosi penjualan, promosi produk,promosi web,promosi website,strategi promosi,artikel pemasaran,pemasaran produk,teori pemasaran,sistem pemasaran,manajemen pemasaran,pemasaran online Menganjur Bengkel Promosi Dan Pemasaran Internet; Mengadakan Seminar Online (Webinar) serta; Penjualan Melalui E-commerce. Dengan mengadaptasikan konsep Corporate Branding & Corporate
Dalam pasar dengan perbedaan merek yang tinggi, promosi penjualan dapat mengubah pangsa pasar secara lebih permanen. ‘ Saat ini, banyak manajer pemasaran memperkirakan terlebih Perencanaan Dan Strategi Pemasaran Promosi Media Elektronik (Kasus di Departemen Kebudayaan dan Pariwisata) 19. Hubungan Distribusi Dengan Volume Penjualan Alat Peraga Pendidikan
Marketing atau pemasaran adalah proses yang berhubungan dengan promosi penjualan barang dan jasa. Pemasaran bisa diartikan sebagai ‘proses sosialisasi
Pengujian awal program promosi penjualan g. Menerapkan dan mengendalikan program h. Mengevaluasi hasil HUBUNGAN MASYARAKAT----- PUBLIKASI Berita di media masa, tanpa ada biaya pemuatan. 1. Hubungan masyarakat di bidang pemasaran Info terkait : – Pentingnya merketing mix dalam berbisnis – Tips Sukses Meningkatkan Penjualan Via Internet – Menyusun Konsep Pemasaran untuk Usaha Kecil – Pentingkah strategi promosi sebuah produk? [] Promosi Penjualan dengan Tipe Event Pemasaran: LA Lights Live Concert. LA Lights Live Concert merupakan event pemasaran dengan tema musik terbesar di Indonesia. Event ini menerapkan acara musik dengan mengundang artis-artis musik
http://mastono.info/search/pemasaran+promosi+penjualan
Promosi Penjualan
Promosi penjualan terdiri dari kumpulan alat-alat insentif yang beragam, sebagian besar berjangka pendek, dirancang untuk mendorong pembelian suatu produk/jasa tertentu secara lebih cepat dan/atau lebih besar oleh konsumen atau pedagang.
Sementara iklan menawarkan alasan untuk membeli, promosi penjualan menawarkan insentif untuk membeli. Promosi penjualan mencakup alat untuk promosi konsumen (sampel, kupon, tawaran pengembalian uang, potongan harga, premi, hadiah, hadiah langganan, percobaan gratis, garansi, promosi berhubungan, promosi silang, pajangan dan demonstrasi di toko tempat pembelian); promosi perdagangan (potongan harga, tunjangan iklan dan pajangan, dan barang gratis); dan promosi bisnis dan wiraniaga (misalnya, pameran dan konvensi perdagangan, kontes untuk wiraniaga, dan iklan khusus).
Kiat promosi penjualan digunakan oleh sebagian besar organisasi, termasuk perusahaan manufaktur, distributor, pengecer, asosiasi perdagangan, dan organisasi nirlaba.
Satu dekade yang lalu, rasio iklan terhadap promosi penjualan mencapai sekitar 60:40. Saat ini, di banyak perusahaan barang-konsumsi-kemasan, promosi penjualan merupakan 65 persen sampai 75 persen dari anggaran gabungan. Pengeluaran promosi penjualan telah meningkat sebagai persentase dari anggaran pengeluaran tahunan selama dua dekade terakhir ini.
Beberapa faktor memberikan kontribusi pada pertumbuhan pesat promosi penjualan, terutama dalam pasar konsumen. Faktor-faktor internal termasuk hal-hal berikut: Promosi sekarang lebih diterima oleh manajemen puncak sebagai alat penjualan yang efektif; semakin banyak manajer produk yang memenuhi syarat untuk menggunakan alat promosi penjualan; dan manajer produk berada di bawah tekanan keras untuk meningkatkan penjualan saat ini. Faktor-faktor eksternal mencakup hal-hal berikut: Jumlah merek yang bertambah; pesaing sering menggunakan promosi; banyak merek yang terlihat sama; konsumen semakin berorientasi-harga; perdagangan menuntut lebih banyak tawar-menawar yang diharuskan oleh produsen; dan efisiensi iklan telah berkurang karena meningkatnya biaya, kekacauan media, dan hambatan hukum.
Pesatnya pertumbuhan media promosi penjualan telah menciptakan situasi kekacauan prornosi, serupa dengan kekacauan iklan. Konsumen mungkin mulai jenuh, sehingga kupon dan media lain akan melemah kemampuannya dalam mendorong pembelian. Produsen harus mencari jalan untuk mengatasi kekacauan itu, misalnya, dengan menawarkan nilai kupon-penebusan yang lebih besar atau menggunakan pajangan atau demonstrasi di toko tempat pembelian yang lebih dramatis.
TUJUAN PROMOSI PENJUALAN
Alat promosi penjualan berbeda-beda dalam hal tujuan spesifiknya. Contoh gratis mendorong konsumen untuk mencoba, sementara jasa konsultasi manajemen gratis bertujuan untuk mempererat hubungan jangka panjang dengan seorang pengecer. Penjual menggunakan promosi tipe insentif untuk menarik pencoba baru, untuk menghargai pelanggan setia, dan untuk menaikkan tingkat pembelian ulang dari pemakai sesekali. Pencoba baru terdiri dari tiga jenis – pemakai merek lain dalam kategori yang sama, pemakai dalam kategori lain, dan orang yang sering berganti merek. Promosi penjualan sering menarik para pengganti merek, karena pemakai merek dan kategori lain tidak selalu memperhatikan atau bertindak berdasarkan promosi. Para pengganti merek terutama mencari harga yang murah, nilai yang baik, atau premi. Promosi penjualan tidak mungkin mengubah mereka menjadi pemakai merek yang setia. Promosi penjualan yang digunakan di pasar dengan kesamaan merek yang tinggi menghasilkan tanggapan penjualan yang tinggi dalam jangka pendek tetapi sedikit perolehan permanen dalam pangsa pasar. Dalam pasar dengan perbedaan merek yang tinggi, promosi penjualan dapat mengubah pangsa pasar secara lebih permanen. ‘Saat ini, banyak manajer pemasaran memperkirakan terlebih dulu apa yang perlu mereka belanjakan dalam promosi perdagangan, kemudian apa yang perlu mereka belanjakan dalam promosi konsumen. Sisanya mereka anggarkan untuk periklanan. Namun, ada bahayanya bila membiarkan iklan berada di belakang promosi penjualan karena iklan lebih bersifat membangun kesetiaan terhadap produk. Tetapi pertanyaan tentang apakah promosi penjualan itu memperlemah kesetiaan merek atau tidak tergantung pada interpretasi yang berbeda-beda. Promosi penjualan dengan potongan harga yang tak putus-putus, kupon, transaksi, premi, dan mutu yang meraung, bisa menurunkan nilai tawaran produk dalam pikiran pembeli. Pembeli tahu bahwa daftar harga itu umumnya fiktif. Tetapi sebelum meloncat ke kesimpulan tertentu, kita perlu membedakan antara promosi harga dan promosi nilai tambah. Contoh-contoh berikut ini menunjukkan bagaimana jenis promosi penjualan tertentu dapat secara aktual meningkatkan citra mereka
Pesaing yang pangsa pasarnya kecil menemukan bahwa penggunaan promosi penjualan itu menguntungkan, karena mereka tidak mampu menandingi anggaran periklanan besar dari pemimpin pasar. Mereka juga tidak dapat memperoleh ruang rak tanpa menawarkan potongan perdagangan atau mendorong konsumen untuk mencoba tanpa menawarkan insentif konsumen. Persaingan harga biasanya digunakan oleh merek kecil yang berusaha memperbesar pangsanya, tetapi,kurang efektif bagi pemimpin kategori yang pertumbuhannya bergantung pada pertumbuhan kategori secara keseluruhan.
Dampaknya adalah, banyak perusahaan barang-konsumsi-kemasan yang merasa bahwa mereka dipaksa menggunakan lebih banyak promosi penjualan daripada yang mereka inginkan. Kellogg, Kraft, dan pemimpin pasar lainnya telah mengumumkan bahwa mereka akan semakin menekankan sisi tarik (pull side) perusahaan dan meningkatkan anggaran Iklan mereka. Mereka menyalahkan banyaknya penggunaan promosi penjualan sebagai penyebab berkurangnya kesetiaan merek, semakin meningkatnya sensitifitas harga konsumen, menipisnya citra-mutu-merek, dan fokus pada perencanaan pemasaran jangka pendek.
Namun, Farris dan Quelch membantah hal itu. Mereka berargumen bahwa promosi penjualan memberi sejumlah manfaat yang penting baik bagi produsen maupun konsumen. Promosi penjualan memungkinkan produsen untuk menyesuaikan variasi penawaran dan permintaan jangka pendek. Promosi penjualan memungkinkan produsen menguji seberapa tinggi harga yang dapat dibebankan, karena produsen selalu dapat mengurangi harga tersebut. Promosi penjualan dapat mendorong konsumen untuk mencoba produk baru bukannya beralih dari produk yang biasa mereka gunakan sekarang. Promosi penjualan mendorong format eceran yang lebih bervariasi, seperti toko berharga murah setiap hari dan ada pula toko harga promosi. Promosi penjualan inemperbesar kesadaran harga konsumen. Mereka memungkinkan produsen menjual lebih banyak daripada yang biasa mereka jual dengan harga normal. Promosi penjualan membantu produsen menyesuaikan program untuk berbagai segmen konsumen. Konsumen sendiri menikmati kepuasan karena menjadi pembelanja yang cerdik ketika mereka memanfaatkan harga spesial tersebut
http://teddykw.wordpress.com/2008/02/04/promosi-penjualan/
Kiat promosi penjualan digunakan oleh sebagian besar organisasi, termasuk perusahaan manufaktur, distributor, pengecer, asosiasi perdagangan, dan organisasi nirlaba.
Satu dekade yang lalu, rasio iklan terhadap promosi penjualan mencapai sekitar 60:40. Saat ini, di banyak perusahaan barang-konsumsi-kemasan, promosi penjualan merupakan 65 persen sampai 75 persen dari anggaran gabungan. Pengeluaran promosi penjualan telah meningkat sebagai persentase dari anggaran pengeluaran tahunan selama dua dekade terakhir ini.
Beberapa faktor memberikan kontribusi pada pertumbuhan pesat promosi penjualan, terutama dalam pasar konsumen. Faktor-faktor internal termasuk hal-hal berikut: Promosi sekarang lebih diterima oleh manajemen puncak sebagai alat penjualan yang efektif; semakin banyak manajer produk yang memenuhi syarat untuk menggunakan alat promosi penjualan; dan manajer produk berada di bawah tekanan keras untuk meningkatkan penjualan saat ini. Faktor-faktor eksternal mencakup hal-hal berikut: Jumlah merek yang bertambah; pesaing sering menggunakan promosi; banyak merek yang terlihat sama; konsumen semakin berorientasi-harga; perdagangan menuntut lebih banyak tawar-menawar yang diharuskan oleh produsen; dan efisiensi iklan telah berkurang karena meningkatnya biaya, kekacauan media, dan hambatan hukum.
Pesatnya pertumbuhan media promosi penjualan telah menciptakan situasi kekacauan prornosi, serupa dengan kekacauan iklan. Konsumen mungkin mulai jenuh, sehingga kupon dan media lain akan melemah kemampuannya dalam mendorong pembelian. Produsen harus mencari jalan untuk mengatasi kekacauan itu, misalnya, dengan menawarkan nilai kupon-penebusan yang lebih besar atau menggunakan pajangan atau demonstrasi di toko tempat pembelian yang lebih dramatis.
TUJUAN PROMOSI PENJUALAN
Alat promosi penjualan berbeda-beda dalam hal tujuan spesifiknya. Contoh gratis mendorong konsumen untuk mencoba, sementara jasa konsultasi manajemen gratis bertujuan untuk mempererat hubungan jangka panjang dengan seorang pengecer. Penjual menggunakan promosi tipe insentif untuk menarik pencoba baru, untuk menghargai pelanggan setia, dan untuk menaikkan tingkat pembelian ulang dari pemakai sesekali. Pencoba baru terdiri dari tiga jenis – pemakai merek lain dalam kategori yang sama, pemakai dalam kategori lain, dan orang yang sering berganti merek. Promosi penjualan sering menarik para pengganti merek, karena pemakai merek dan kategori lain tidak selalu memperhatikan atau bertindak berdasarkan promosi. Para pengganti merek terutama mencari harga yang murah, nilai yang baik, atau premi. Promosi penjualan tidak mungkin mengubah mereka menjadi pemakai merek yang setia. Promosi penjualan yang digunakan di pasar dengan kesamaan merek yang tinggi menghasilkan tanggapan penjualan yang tinggi dalam jangka pendek tetapi sedikit perolehan permanen dalam pangsa pasar. Dalam pasar dengan perbedaan merek yang tinggi, promosi penjualan dapat mengubah pangsa pasar secara lebih permanen. ‘Saat ini, banyak manajer pemasaran memperkirakan terlebih dulu apa yang perlu mereka belanjakan dalam promosi perdagangan, kemudian apa yang perlu mereka belanjakan dalam promosi konsumen. Sisanya mereka anggarkan untuk periklanan. Namun, ada bahayanya bila membiarkan iklan berada di belakang promosi penjualan karena iklan lebih bersifat membangun kesetiaan terhadap produk. Tetapi pertanyaan tentang apakah promosi penjualan itu memperlemah kesetiaan merek atau tidak tergantung pada interpretasi yang berbeda-beda. Promosi penjualan dengan potongan harga yang tak putus-putus, kupon, transaksi, premi, dan mutu yang meraung, bisa menurunkan nilai tawaran produk dalam pikiran pembeli. Pembeli tahu bahwa daftar harga itu umumnya fiktif. Tetapi sebelum meloncat ke kesimpulan tertentu, kita perlu membedakan antara promosi harga dan promosi nilai tambah. Contoh-contoh berikut ini menunjukkan bagaimana jenis promosi penjualan tertentu dapat secara aktual meningkatkan citra mereka
- Pembuat Pine-Sol, sabun cair pencuci umum, menjalankan satu undian “Pine-Sol in Pine Valley” di mana Pine Valley adalah habitat dari opera sabun TV All My Children. Pemenang undian akan melancong ke Los Angeles untuk bertemu dengan para bintang dan menonton pembuatan film selama empat hari. Asosiasi mengenai sabun pencuci biasa itu bersama dengan bintang-bintang yang glamor meningkatkan citra merek Pine-Sol.
- Toro, produsen utama mesin pemotong rumput halaman dan pembersih salju (snowblowers), ingin menjual pembersih saljunya pada awal September. Karena mengetahui bahwa kebanyakan orang akan menunggu untuk membeli sampai salju pertama turun, Toro menawarkan untuk menyertakan Toro Snow Insurance: Perusahaan berjanji untuk mengirimkan rabat $50 kepada setiap orang yang membeli pada bulan September jika ternyata tidak ada salju sebelum bulan Januari. Promosi penjualan itu tidak merusak, dan malah membantu citra merek Toro.
- Haagen-Dazs menjalankan promosi penjualan pemotongan-sen dolar yang disebut Sweet- Charity di mana penghematan harga itu disumbangkan untuk mendukung televisi publik. Tawaran itu meningkatkan citra Haagen-Dazs dengan menjadikan Haagen Dazs sebagai “pelindung seni.”
- Akai, produsen peralatan stereo dan perangkat TV Jepang berusaha untuk menjadi pemimpin pasar perangkat TV di India dengan menjalankan promosi penjualan yang bernilai tambah. Ia menawarkan nilai tukar yang baik atas perangkat TV hitam putih pada saat pembelian perangkat TV warna yang baru. Pada kesempatan yang lain, perusahaan tersebut akan menawarkan jam tangan gratis, kalkulator, atau radio, pada saat pembelian perangkat TV baru. Promosi yang kuat menjadikan Akai sangat populer di India, dan para pesaing seperti Sony tidak bebas untuk bersaing dengan cara yang sama.
- Promosi penjualan menghasilkan tanggapan penjualan yang lebih cepat dan lebih terukur daripada iklan.
- Promosi penjualan cenderung tidak menghasilkan pembeli baru yang berjangka panjang dalam pasar mapan karena promosi penjualan terutama menarik konsumen yang menyukai yang transaksi cepat dan murah dan yang akan berganti ke merek lain yang sedang melakukan promosi penjualan.
- Pembeli merek yang setia cenderung tidak mengganti pola pembelian mereka sebagai akibat dari persaingan promosi.
- Iklan tampaknya mampu memperdalam kesetiaan terhadap suatu merk
Pesaing yang pangsa pasarnya kecil menemukan bahwa penggunaan promosi penjualan itu menguntungkan, karena mereka tidak mampu menandingi anggaran periklanan besar dari pemimpin pasar. Mereka juga tidak dapat memperoleh ruang rak tanpa menawarkan potongan perdagangan atau mendorong konsumen untuk mencoba tanpa menawarkan insentif konsumen. Persaingan harga biasanya digunakan oleh merek kecil yang berusaha memperbesar pangsanya, tetapi,kurang efektif bagi pemimpin kategori yang pertumbuhannya bergantung pada pertumbuhan kategori secara keseluruhan.
Dampaknya adalah, banyak perusahaan barang-konsumsi-kemasan yang merasa bahwa mereka dipaksa menggunakan lebih banyak promosi penjualan daripada yang mereka inginkan. Kellogg, Kraft, dan pemimpin pasar lainnya telah mengumumkan bahwa mereka akan semakin menekankan sisi tarik (pull side) perusahaan dan meningkatkan anggaran Iklan mereka. Mereka menyalahkan banyaknya penggunaan promosi penjualan sebagai penyebab berkurangnya kesetiaan merek, semakin meningkatnya sensitifitas harga konsumen, menipisnya citra-mutu-merek, dan fokus pada perencanaan pemasaran jangka pendek.
Namun, Farris dan Quelch membantah hal itu. Mereka berargumen bahwa promosi penjualan memberi sejumlah manfaat yang penting baik bagi produsen maupun konsumen. Promosi penjualan memungkinkan produsen untuk menyesuaikan variasi penawaran dan permintaan jangka pendek. Promosi penjualan memungkinkan produsen menguji seberapa tinggi harga yang dapat dibebankan, karena produsen selalu dapat mengurangi harga tersebut. Promosi penjualan dapat mendorong konsumen untuk mencoba produk baru bukannya beralih dari produk yang biasa mereka gunakan sekarang. Promosi penjualan mendorong format eceran yang lebih bervariasi, seperti toko berharga murah setiap hari dan ada pula toko harga promosi. Promosi penjualan inemperbesar kesadaran harga konsumen. Mereka memungkinkan produsen menjual lebih banyak daripada yang biasa mereka jual dengan harga normal. Promosi penjualan membantu produsen menyesuaikan program untuk berbagai segmen konsumen. Konsumen sendiri menikmati kepuasan karena menjadi pembelanja yang cerdik ketika mereka memanfaatkan harga spesial tersebut
http://teddykw.wordpress.com/2008/02/04/promosi-penjualan/
Teknik Promosi Blog
Promosi merupakan sebuah aktifitas menawarkan produk atau jasa yang bertujuan menarik orang lain untuk membeli, menggunakan atau bahkan hanya melirik produk atau jasa yang ditawarkan.
Nah, dalam dunia blog, sebagai Author/penulis/empunya blog kita merasakan kesenangan tersendiri jika ada aktifitas yang nyata pada produk yang kita tawarkan (dalam hal ini adalah blog). Aktifitas tersebut antara lain adalah banyaknya komentar yang datang. Untuk mendapatkan hal itu, tentunya kita juga harus merelakan sedikit waktu untuk sekedar meninggalkan jejak di blog orang lain. Yah, memang sudah begitu seharusnya.
Teknik-teknik yang bisa dilalui selain lewat jejak yang kita tinggalkan pada blog orang lain, tentunya masih banyak cara lain yang bisa ditempuh. Diantaranya adalah:
http://didats.net/page/teknik-promosi-blog/
Nah, dalam dunia blog, sebagai Author/penulis/empunya blog kita merasakan kesenangan tersendiri jika ada aktifitas yang nyata pada produk yang kita tawarkan (dalam hal ini adalah blog). Aktifitas tersebut antara lain adalah banyaknya komentar yang datang. Untuk mendapatkan hal itu, tentunya kita juga harus merelakan sedikit waktu untuk sekedar meninggalkan jejak di blog orang lain. Yah, memang sudah begitu seharusnya.
Teknik-teknik yang bisa dilalui selain lewat jejak yang kita tinggalkan pada blog orang lain, tentunya masih banyak cara lain yang bisa ditempuh. Diantaranya adalah:
- Lewat signature email Hahaha.. bukan rahasia lagi, kalau inilah teknik yang cukup ampuh dalam mempromosikan blog. Tapi cara ini tidak akan ampuh jika anda tidak mengikuti dunia milis yang ramai. Sebagai contoh, kampung gajah merupakan salah satu milis teramai yang pernah saya ikuti. Isinya, 68% adalah blogger, lalu 32%-nya adalah BASBANGTUT. Perlu diingat juga, akan lebih baik anda menaruh permalink dari tulisan terakhir saja, bukan alamat blog secara global. Lumayan, teknik ini menjadi RSS reader buat orang lain. Yang sudah merealisasikan teknik ini di kampung gajah adalah Herry, Benny Chandra, awan dan tentunya saya. Hihihi. Sisanya, hanya meninggalkan alamat blognya saja.
- Lewat Status Yahoo Messenger Cara ini kurang efektif. Karena banyak juga yang malas jika status yang ditulis hanya alamat blog saja, tanpa kata-kata yang kurang menarik.
- Lewat SMS “Aku sudah nulis yang baru” begitu tulisannya. Hahaha.. ini seharusnya rahasia, tapi biarlah. Saya dan cintah suka melakukan hal ini, promosi lewat SMS. Hihihi…
- Lewat Kartu Nama Kalau anda cukup bermodal, bolehlah cara ini dipakai. Tapi perlu diingat, ini tak cukup menarik banyak orang untuk mengunjungi blog anda, walaupun sudah puluhan Boks sudah dicetak.
- Lewat ucapan Nah, dalam hal ini, akan menjadi kesulitan jika alamat blog anda banyak mengandung karakter huruf yang tidak jelas. Maka dari itu, pemilihan alamat blog adalah sangat penting.
http://didats.net/page/teknik-promosi-blog/
Langganan:
Komentar (Atom)



